• Senin, 27 September 2021

Pernah Tinggal di Pangandaran Lalu Terusir, Inilah Jejak Muhammad Kece

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 22:52 WIB
Pernah Tinggal di Pangandaran Lalu Terusir, Inilah Jejak Muhammad Kece (Gambar: Istimewa)
Pernah Tinggal di Pangandaran Lalu Terusir, Inilah Jejak Muhammad Kece (Gambar: Istimewa)

Bicarajabar.com - Tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece yang telah ditangkap Mabes Polri ternyata berasal dari Kabupaten Pangandaran. Tepatnya di Kecamatan Cimerak.

Diketahui, Muhammad Kece bernama asli Kasman bin Suned. Dari dulu dia memang sering mengemukakan pemahaman yang menyimpang hingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat sekitarnya. Bahkan warga juga menuduhnya sebagai missionaris yang mengganggu akidah umat Islam di lingkungannya.

Kapolsek Cimerak Iptu Umun mengatakan, Muhammad Kece sudah terusir dari kampungnya sejak tahun 2007.

"Sudah tidak tinggal di Desa Limusgede," katanya, dilansir Antara pada Jumat (27/8/2021).

Pihaknya sempat melakukan penyelidikan, sebelum akhirnya berhasil ditangkap tim Dirtipidsiber Bareskrim di Bali.

Baca Juga: Sudah Jadi Tersangka, Muhammad Kece Terancam Pidana Hingga 6 Tahun Penjara

"Memang benar asalnya dari sini (Limusgede), tapi menurut keterangan Kepala Desa setempat dia sudah pindah domisili. Keluarganya juga masih ada di sini, ada adiknya," lanjut Umun.

Tak berbeda dengan apa yang dilakukannya sekarang di kanal YouTube miliknya, saat masih tinggal di Pangandaran pun Muhammad Kece sering melakukan kegiatan yang mengganggu akidah umat Islam di lingkungannya.

"Dia pernah membagi-bagikan mie instan, jadi missionaris," kata Umun.

Halaman:

Editor: Anisa Sri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X