• Rabu, 5 Oktober 2022

Ini Alasan Mengapa Bulan Februari Hanya Terdapat 28 Hari Saja

- Kamis, 3 Februari 2022 | 15:26 WIB
Ilustrasi kalender tahun 2022. (PEXELS/Towfiqu barbhuiya)
Ilustrasi kalender tahun 2022. (PEXELS/Towfiqu barbhuiya)

Bicarajabar.com- Setiap bulan dalam kalender biasanya berisi sampai hari ke-30 atau 31. Sementara pada bulan kedua atau Februari hanya berisi 28 hari saja dan jika terdapat tahun kabisat maka bulan Februari akan menjadi 29 hari.

Pertanyaannya mengapa hal tersebut dapat terjadi? Mengapa kalender tidak memiliki tanggal konsisten setiap bulannya?

Melansir dari laman Britannica, Nenek moyang tertua pada kalender Gregorian atau kalender Romawi pertama memiliki perbedaan mencolok.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Hadir Pada Acara Puncak HPN 2022 di Sultra

Baca Juga: Persatuan Wartawan Indonesia Dukung Agenda Green dan Mitigasi Iklim Pada Hari Pers Nasional 2022 di Sultra

Dalam struktur varian selanjutnya, kalender hanya terdiri dari 10 bulan bukan 12. Namun, untuk menyelaraskan kalender sepenuhnya dengan tahun Lunar. Maka, Raja Romawi Numa Pompilius menambahkan bulan Januari dan Februari ke 10 bulan awal.

Dahulu, di kalender terdapat 6 bulan 30 hari dan 4 bulan 31 hari dengan total 304 hari. Hanya saja, Numa ingin menghindari angka genap karena takhayul Romawi pada saat itu menyatakan bahwa angka genap dianggap tidak beruntung.

Kemudian Numa mengurangi satu hari dari masing-masing bulan yang awalnya terdiri dari 30 hari berubah menjadi 29.

Baca Juga: Jadikan Foto Lee Junho 2PM sebagai Wallpaper Ponselnya, Begini Alasan Lee Se Young Melakukan Hal Ini

Halaman:

Editor: Vera Dwi Yuliani

Sumber: Britannica.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arti JABODETABEK : Singkatan dan Kepanjangannya Adalah

Minggu, 25 September 2022 | 20:03 WIB

Apa Sih Arti YGY, Dalam Bahasa Gaul YGY Artinya...

Selasa, 14 Juni 2022 | 09:13 WIB
X