• Kamis, 11 Agustus 2022

Inovasi Menciptakan Lingkungan Berkelanjutan Terkadang Berakhir dengan Tindakan Eco Ableism

- Selasa, 14 Desember 2021 | 19:31 WIB
Penyandang Disabilitas (Dok. kemhan.go.id)
Penyandang Disabilitas (Dok. kemhan.go.id)

Bicarajabar.comEco ableism adalah tindakan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas yang terjadi dalam kampanyer sejumlah aktivisme lingkungan.

Eco Ableism banyak dilakukan oleh aktivis lingkungan yang tanpa disadari hanya berpihak kepada kalangan tertentu dan mengabaikan kalangan lain, seperti penyandang disabilitas.

Misalnya, kampanye berhenti menggunakan sedotan plastik yang menjadi sorotan cukup besar di kalangan aktivis karena berdampak buruk bagi kehidupan di laut.

Aktivis lingkungan banyak menciptakan inovasi sedotan yang lebih ramah dengan beralih ke sedotan logam, kertas dan kaca yang bisa digunakan kembali. 

Namun, inovasi tersebut lupa mempertimbangkan bahwa penyandang disabilitas justru membutuhkan sedotan plastik yang dimana tak ada dari inovasi sedotan tersebut yang dapat digunakan oleh penyandang disabilitas. Karenanya inovasi ini mengundang banyak kritik karena dianggap sebagai tindakan Eco Ableism.

Baca Juga: 20 Kali Lipat Menghasilkan Panas, Metana di Atmosfer Semakin Meningkat

Contoh lain adalah menghapuskan jalur kursi roda untuk kemudian diganti dengan jalur sepeda demi lebih banyak pengendara sepeda untuk menekan jumlah polusi.

Namun lagi-lagi hal ini membuat penyandang disabiltas semakin sulit mengakses dunia luar dan membuat penyandang disabiltas semakin sulit untuk hidup aman dan mandiri.

Eco Ableism merupakan diskriminasi dan penindasan sistemik yang mengakar di masyarakat kita terhadap penyandang disabilitas.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBB: Butuh $1,7 Miliar untuk Bantu Imigran Venezuela

Jumat, 10 Desember 2021 | 21:58 WIB

Makna Khusus 4 Minggu Advent yang Jarang Diketahui

Minggu, 28 November 2021 | 22:45 WIB
X