• Rabu, 5 Oktober 2022

Memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Berikut Sejarahnya

- Jumat, 26 November 2021 | 06:05 WIB
Ilustrasi (Unsplash/@schwarzeweissheitenfotografie)
Ilustrasi (Unsplash/@schwarzeweissheitenfotografie)

Bicarajabar.com- Seperti tahun sebelumnya, peringatan Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap perempuan diluncurkan selama 16 hari.

Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) merupakan kampanye internasional untuk mendorong upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia.

Aktivitas ini pertama kali digagas oleh Women’s Global Leadership Institute pada tahun 1991 yang disponsori oleh Center for Women’s Global Leadership.

Baca Juga: Daftar Hari Penting November Hingga Desember, Dari Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Hingga Hari HAM

Setiap tahunnya kegiatan ini dilangsungkan mulai dari tanggal 25 November yang merupakan Hari Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan hingga tanggal 10 Desember yang merupakan hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional.

Mengapa 16 Hari ?

Dikutip dari laman resmi Komnas Perempuan, Hari Penghapusan Kekerasan terhadap perempuan membutuhkan kerja sama dan sinergi dari masyarakat untuk bergerak secara serentak dalam rentang 16 hari untuk membangun strategi pengorganisasian agenda bersama.

Adapun strategi ini sangat beragam dari daerah yang satu terhadap yang lainnya, hal ini dipengaruhi oleh temuan tim masing-masing daerah atas kondisi, ekonomi, sosial, budaya, serta situasi politik setempat.

Baca Juga: Wawancara Kerja Gak Boleh Asal! Ini 4 Tips Menjawab Gaji yang Diharapkan Anda dari HRD

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBB: Butuh $1,7 Miliar untuk Bantu Imigran Venezuela

Jumat, 10 Desember 2021 | 21:58 WIB

Makna Khusus 4 Minggu Advent yang Jarang Diketahui

Minggu, 28 November 2021 | 22:45 WIB
X