• Rabu, 5 Oktober 2022

Polusi Plastik Tingkatkan Bakteri Resistensi Antibiotik, Antibodi Manusia Semakin Terancam

- Senin, 13 Desember 2021 | 16:19 WIB
Mikroplastik. (Unsplash/@soerenfunk)
Mikroplastik. (Unsplash/@soerenfunk)

Bicarajabar.com – Sebuah studi yang dilakukan oleh Rice University di Houston, Texas, menemukan bahwa resistensi antibiotik yang sering dikaitkan dengan penggunaan antibiotik berlebih juga dapat disebabkan tanpa peran antibiotik.

Resistensi ini disebabkan oleh bakteri akibat polusi plastik. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Hazardous Materials menemukan bahwa mikroplastik yang memiliki diameter mulai dari 100 nanometer hingga lima mikrometer ini menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk bakteri.

Seperti yang dilaporkan Euro News, studi ini meneliti tentang dampak polistirena terhadap kesehatan manusia. Polistiren yang menghasilkan mikroplastik ini menjadi tempat yang nyaman untuk bakteri yang memiliki resisten terhadap antibiotik yang tinggi.

Studi ini menilai bahwa kemungkinan manusia menelan jutaan bakteri tersebut bersamaan dengan mikroplastik. Hal ini didasarkan pada kondisi lapangan di mana polistiren sangat mudah ditemui seperti pada kemasan plastik, teh celup, pakaian, tempat makanan, dan lain-lain.

Penelitian ini juga membuktikan bahwa organ manusia dapat menyerap mikroplastik terutama bayi yang dapat menyerap 15 kali lebih banyak mikroplastik dalam tubuhnya daripada orang dewasa.

Baca Juga: Ilmuwan China Ciptakan Plastik dari Sperma Salmon: Lebih Mudah didaur Ulang

Saat mikroplastik masuk ke dalam tubuh sekaligus dengan bakteri resisten antibiotik yang menempel pada mikroplastik, maka sistem kekebalan tubuh akan mengalami kesulitan dalam memerangi penyakit.

Mengapa plastik bisa menjadi tempat nyaman untuk bakteri?

Plastik sebagaimana yang kita ketahui sangat sulit didegradasi, bahkan memakan usia hingga ratusan tahun. Semasa kehadirannya, plastik melepaskan bahan kimia yang memungkinkan gen resistensi antibiotik (ARG) menyebar.

Halaman:

Editor: Rais Jaka Purnama

Sumber: EuroNews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10+ Contoh Hasil Hutan Indonesia dan Manfaatnya

Senin, 26 September 2022 | 21:04 WIB
X