• Senin, 27 September 2021

Alasan Langgar UU ITE, Para Polisi Gadungan Peras Warga Sukabumi

- Senin, 30 Agustus 2021 | 18:31 WIB
Ilustrasi Pemerasan (Gambar: Pixabay)
Ilustrasi Pemerasan (Gambar: Pixabay)

Bicarajabar.com - Salah seorang warga di Kampung Padaasih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diperas lima orang pria yang mengaku Polisi.

Pemerasan bermula dari unggahan korban di media sosial yang dianggap menyinggung salah satu pelaku. Kini empat dari lima pelaku yang terlibat kasus tersebut telah diringkus polisi.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin mengatakan, korban menulis status di media sosial miliknya, dan status tersebut dianggap menyinggung salah satu pelaku.

"Kemudian pelaku mendatangi korban bersama teman-temannya. Ada lima orang dan diduga mengaku sebagai anggota kepolisian," katanya, yang dikutip dari detikcom, pada Senin (30/8/2021).

Baca Juga: Sekolah Beroperasi 30 Agustus 2021, Wagub DKI: Sejarah Baru Bagi Seluruh Peserta Didik

Bertindak seperti polisi sungguhan, para pelaku melakukan interogasi, penggeledahan dan menjelaskan soal pasal UU ITE beserta ancaman hukumannya kepada korban. Korban yang saat itu dituding melanggar UU ITE ketakutan dengan tindakan pelaku.

Uang sebesar Rp 6 juta diterima salah satu pemeras dari korban. Setelah itu, korban pun melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak kepolisian.

"Para pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp 50 juta. Lantaran saksi korban tidak sanggup, terjadilah cekcok dan sampai akhirnya korban menyanggupi Rp 6 juta melalui transfer kepada rekening bank pelaku HS. HS membagikannya uang tersebut secara rata," kata Zainal.

Apa isi unggahan korban di medsos yang dipermasalahkan pelaku? "Isinya biasa saja," ucap Zainal tanpa menjelaskan secara rinci.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X