• Senin, 27 September 2021

Taman Safari Bogor Kembali Beroperasi, Ini Alasanya

- Minggu, 29 Agustus 2021 | 12:59 WIB
Salah satu keeper Taman Safari Indonesia (TSI) CIsarua tetap melakukan perawatan terhadap satwa untuk menjaga kesehatan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) (Istimewa)
Salah satu keeper Taman Safari Indonesia (TSI) CIsarua tetap melakukan perawatan terhadap satwa untuk menjaga kesehatan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) (Istimewa)

Bicarajabar.com - Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin resmi mengizinkan Taman Safari Indonesia (TSI) yang terletak di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat kembali beroperasi pada masa PPKM Level 3, 24-30 Agustus 2021.

Alasan Ade mengizinkan operasional TSI karena kawasan wisata tersebut merupakan konservasi dimana berkumpul aneka satwa yang harus diberi makanan setiap harinya. Dirinya juga menegaskan bahwa TSI tidak dapat bantuan dari pusat sehingga kesulitan untuk memberi makan satwa.

"Sebetulnya tempat wisata belum boleh buka, tapi karena ini konservasi, di sini binatang dari seluruh negara, dan TSI tidak dapat bantuan dari pemerintah pusat. Sehingga mereka kesulitan memberi pakan dan rumah sakit biayanya cukup tinggi," kata  Ade saat meninjau ke lembaga konservasi yang berlokasi di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: 5 Wisata Alam yang Cocok untuk Berkemah di Purwakarta 

Hanya Safari Journey dan Tempat Makan yang Diizinkan

Bupati, Ade Yasin mengunjungi Taman Safari Indonesia di Puncak, Bogor, Jawa Barat (Diskominfo Pemkab Bogor)

Meskipun sudah di izinkan untuk beroperasi, Taman Safari Indonesia masih melakukan pembatasan-pembatasan serta penerapan protokol kesehatan yang ketat mengingat masih dalam masa PPKM Level 3.

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan bahwa pembukaan TSI tidak meliputi seluruh fasilitas melainkan hanya pada kegiatan safari journey dan tempat makan. 

Spot hiburan seperti curug, kolam renang, wahana, dan berbagai tempat berkumpul yang berpotensi menimbulkan keramaian sementara harus dilakukan penutupan.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X