• Senin, 27 September 2021

Soal Aparat Hapus Mural Berisi Kritik Sosial, Moeldoko: Wajar

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 23:20 WIB
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko (Gambar: Istimewa)
Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko (Gambar: Istimewa)

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan aparat keamanan di lapangan bertindak reaktif dengan menghapus mural berisi kritik sosial. Padahal Presiden Joko Widodo (Jokowi) santai menanggapi kritik lewat mural.

Dikutip Bicarajabar dari Newscast CNN Indonesia Tv, Moeldoko menganggap tindakan aparat dalam menghapus mural adalah hal yang wajar. Aparat, lanjutnya, tidak terima bila Jokowi dikritik karena selama ini sudah menunjukkan kerja keras.

"Sebenarnya Pak Presiden sendiri secara pribadi beliau selaku presiden itu menghadapi kritik santai-santai saja, tetapi bahwasanya yang di bawah melakukan langkah-langkah reaktif, itu sesuatu yang wajar," katanya, pada Jumat (27/8).

Dirinya mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan kritik kepada pemerintah atau Jokowi. Namun, ia berpesan agar kritik disampaikan sesuai aturan.

Baca Juga: Lagi! Polisi Buru Pembuat Mural, Kali ini Mural di fly over Pasupati

"Dalam ukuran-ukuran kritik itu harus kritik yang baik. Kalau saya katakan adalah mari kita lakukan demokrasi yang bermartabat," katanya.

Sebelumnya, aparat keamanan menghapus mural-mural yang berisi kritik sosial yang terpampang di sejumlah daerah. Berawal dari penghapusan mural bergambar mirip Jokowi dengan tulisan '404: Not Found' di Tangerang viral di media sosial. Kemudian disusul dengan menghapus mural lainnya.

Beberapa mural yang telah dihapus diantaranya, mural 'Jokowi 404: Not Found' kemudian mural 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit' lalu mural 'Tuhan Aku Lapar!!' dan mural 'Wabah Sesungguhnya adalah Kelaparan' yang terakhir mural Pria mirip Presiden Jokowi dengan mata tertutup maseker yang ada di fly over Pasupati, Kota Bandung.

Polrestabes Bandung juga mencari pembuat mural bergambar sosok mirip Jokowi yang terpampang di jembatang layang Pasupati.[]

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X