• Senin, 27 September 2021

Dapat Hibah 1.300 Vaksin dari Uni Emirat Arab, Kelompok Disabilitas di Kota Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 07:41 WIB
Kelompok Disabilitas di Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19 (Gambar: Istimewa)
Kelompok Disabilitas di Bogor Jalani Vaksinasi Covid-19 (Gambar: Istimewa)

Bicarajabar.com - Sebanyak 439 penyandang disabilitas di Kota Bogor menjalani dosis pertama vaksin Covid-19 dosis pertama khusus disabilitas di Kanama Resto, pada Kamis (26/8/2021).

Vaksinasi khusus penyandang disabilitas ini ditinjau langsung oleh Wali Kota BogorBima Arya, dan Staf Khusus Presiden di Bidang Sosial, Angkie Yudistia. Kegiatan kali ini menggunakan jenis vaksinCovid-19 Sinopharm dan Pfizer.

"Total ada sekitar 600 lebih disabilitas yang tercatat di Kota Bogor. Hari sebelumnya sudah dilaksanakan hampir 100 orang difabel. Hari ini yang hadir ada sekitar 400-an difabel yang mana mobilitasnya dibantu SLB dan kami juga sediakan transportasi," kata Arya.

Per hari ini, lanjutnya, sudah 55 persen warga Kota Bogor yang divaksin. Kita hanya berbeda sedikit saja dengan Kota Bandung. Targetnya, kita jadi kota pertama yang menuntaskan dosis pertama di Jawa Barat.

Baca Juga: Suka Berbagi? Begini Cara Membuat Pelatihan Online Bagi Pemula

Sementar itu, Angkie mengatakan, sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksin di Kota Bogor. Sepanjang Juli sampai hari ini, Presiden Joko Widodo mengamanahkan 450 ribu dosis vaksin dari hibah Raja Uni Emirates Arab ke Indonesia yang dikhususkan bagi disabilitas

"Jabar mendapat alokasi sebanyak 60 ribu lebih untuk vaksinasi target sasaran kaum disabilitas. Sementara Kota Bogor mendapatkan sekitar 1.300 lebih dosis vaksin yang harapannya mencapai target 100 persen," tuturnya, pada Kamis (26/8/2021).

Ini, lanjutnya, bentuk nyata kolaborasi pemerintah pusat, daerah, tenaga kesehatan (nakes), relawan, komunitas, organisasi yang bisa menjadi percontohan kolaborasi, gotong royong untuk membentuk Herd Immunity, khususnya bagi penyandang disabilitas.

"Mudah-mudahan Kota Bogor bisa jadi percontohan kolaborasi gotong royong, karena penyandang disabilitas pun merupakan warga prioritas penerima vaksin sebagai masyarakat rentan yang perlu diperhatikan," upapnya.[]

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X