• Selasa, 28 September 2021

Tunggakan Insentif Nakes Sebesar 99,3 Persen Sudah Dibayarkan Pemerintah

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 08:58 WIB
Simulasi penganan pasien Covid-19/unsplash.com- Mufid Majnun
Simulasi penganan pasien Covid-19/unsplash.com- Mufid Majnun

Bicarajabar.com - Tunggakan insentif tenaga kesehatan (Nakes) sebesar 99,3 persen sudah dibayarkan pemerintah. Itu artinya masih ada sisa sebesar 0,7 persen tunggakan yang harus diselesaikan.

Plt. Kepala Badan PPSDM Kesehatan dr. Kirana Pritasari, MQIH mengatakan sisa 0,7 persen tunggakan itu berasal dari fasilitas Kesehatan (Faskes) yang mengalami keterlambatan saat diminta dokumen pertanggungjawaban.

“Setelah diperiksa, diteliti kembali masih ada anggaran kita Rp.9, 95 miliar ini untuk membayar para tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan yang terlambat mengirimkan dokumennya,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, pada Jumat (20/8/2021).

Secara detail untuk tunggakan insentif tenaga kesehatan 2020 dari anggaran Rp.1,48 triliun sudah diproses pembayarannya Rp.1,469 triliun.

Pembayaran tersebut terdiri dari berbagai fasilitas kesehatan antara lain RS TNI Polri, RS Vertikal Kemenkes, RS BUMN, RS Kementerian/lembaga, Kantor Kesehatan Pelabuhan, RS Lapangan, RS Darurat, balai, laboratorium pusat, RS swasta lainnya, relawan, para dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), dan para dokter peserta internship.

Anggaran untuk pembayaran tunggakan tahun 2020 ini sudah dialokasikan di anggaran tahun 2021. Tetapi sebelumnya harus dilakukan verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Baca Juga: Tren Kasus Covid-19 Luar Jawa-Bali Naik, Satgas Ingatkan Pemerintah Daerah

Tujuan dari proses verifikasi adalah agar usulan tunggakan 2020 dapat disetujui karena sudah diperiksa dan diberikan penilaian oleh BPKP. Hal itu sebagai bahwa anggaran sudah boleh dibayarkan.

“Karena jumlah mominal yang cukup besar sehingga harus dilakukan secara bertahap dan ini dilakukan sebanyak 8 kali, dan alhamdulillah ini sudah selesai disetujui oleh Itjen maupun BPKP dengan nilai sebesar Rp.1,469 triliun. Ini sudah dibayarkan dengan Rlrealisasi 99,3%,” kata dr. Kirana.

Halaman:

Editor: Anisa Sri

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X