• Senin, 27 September 2021

Deretan Karya Seni Mural yang Dihapus Selama Pandemi, Sosiolog UNJ: Bentuk Baru Represi dan Pembungkaman

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 22:48 WIB
Deretan Mural yang dihapus Petugas (Gambar: Kolase)
Deretan Mural yang dihapus Petugas (Gambar: Kolase)

Bicarajabar.com - Seni mural menjadi perbahasan hangat belakangan ini, setelah adanya mural yang dihapus oleh petugas, yakni mural 404: Not Found yang berada di Tangerang.

Tercatat lebih dari 14.000 orang di twitter ngetwit kata . Alhasil tagar #Jokowi404NotFound menjadi trending topik di Twitter, pada Sabtu (14/8/2021).

Hingga saat ini tercatat sudah ada banyak mural yang dihapus oleh petugas. Namun, petugas hanya menghapus mural-mural tertentu saja.

Seperti yang terjadi pada mural 404: Not Found, petugas hanya menghapus bagian wajah yang bertulisan 404: Not Found, mural yang berada di sekitarnya tidak dihapus.

Menanggapi fenomena ini, sejumlah tokoh ikut berkomentar, salah satunya dari budayawan Sudjiwo Tejo.

Dalam sebuah acara 'Apa Kabar Indonesia' di TvOne, Sujiwo Tejo mengatakan mural berisi kritikan tersebut seharusnya tidak dihapus. Menurutnya, apabila dihapus, mural berisi pujian seharusnya perlu dihapus juga.

"Kalau (mural kritikan) dihapus, tapi mural-mural sifatnya puja dan puji itu dihapus juga," ujar Sujiwo Tejo.

Hal serupa juga dikatakan Sosiolog Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, mengkritik tindakan aparat yang menghapus mural berisi kritik sosial. Menurutnya, penghapusan mural itu merupakan bentuk baru represi dan pembungkaman.

Baca Juga: Mural Dihapus, Karena Jokowi adalah Lambang Negara, Pakar Hukum: Itu Berarti Menghina, Dia Benda Mati?

Halaman:

Editor: Rais Jaka Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X