• Senin, 27 September 2021

Siaran Pers PPKM, Kemenkes: Varian Delta Menyebar di 10 Provinsi

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 20:38 WIB
Virus Covid-19/unsplash.com-Fusion Medical Animation
Virus Covid-19/unsplash.com-Fusion Medical Animation

Bicarajabar.com - Kondisi penyebaran virus Covid-19 hingga kini masih terpantau semakin meluas, sebelumnya kasus tertinggi terpantau berada di wilayah Jawa dan Bali, hingga kini terjadi peningkatan kasus yang berada di luar pulau Jawa dan Bali.

Dengan semakin meluasnya peningkatan kasus Covid-19 maka pemerintah membuat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa dan Bali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021 mendatang, pasalnya wilayah Jawa dan Bali tetap melaksanakan PPKM.  

Siti Nadia Tarmizi selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan adanya virus varian Delta yang menyebar di 10 provinsi.

“Sepuluh provinsi itu yakni, Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua,” ucap Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: 4 Hero Mobile Legend yang Mudah untuk Pemula

Melihat kondisi 10 pronvisi yang terdeteksi adanya varian Delta, maka Kemenkes terus mengingatkan kota-kota lain untuk tetap berhati-hati dan melakukan peningkatan terhadap testing dan tracking untuk mencegah meluasnya sebaran varian virus Covid-19.

“Bagi provinsi yang belum melaporkan atau belum menemukan varian ini untuk tetap diharapkan memiliki kewaspadaan yang sama dengan provinsi yang sudah melaporkan varian-varian baru ini. Tingkatkan upaya testing dan tracing dan laporkan.” ucap Nadia

Pasalnya, angka testing pada 10 provinsi yang terdeteksi varian Delta masih jauh di bawah rata-rata nasional. Bahkan hasil sequencing Virus corona terdeteksi sebanyak 80% merupakan bagian dari varian Delta. Varian baru di Indonesia menurut data Kemenkes antara lain, B.1617, B.117 serta B.1351.

Pemerintah telah melakukan sekuencing per 18 Agustus tercatat >5000 yang telah dilakukan di Indonesia. Upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah seperti adanya vaksinasi masih efektif untuk mencegah penularan dan kematian akibat Covid-19.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Sumber: Youtube Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X