• Senin, 27 September 2021

Konferensi Pers Pertama, Taliban Klaim Telah Berubah dan Akan Penuhi Hak-hak Perempuan

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 17:56 WIB
Taliban duduki Istana Kepresidenan Afghanistan/AP Photo-Zabi Karimi
Taliban duduki Istana Kepresidenan Afghanistan/AP Photo-Zabi Karimi

Bicarajabar.com - Taliban menggelar konferensi pers di Kabul Selasa (17/8/2021), meminta dunia untuk mempercayai mereka.

Dalam keterangannya itu, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan Taliban akan memberi jaminan kepada warga Afghanistan dan dunia bahwa tidak akan ada serangan balas dendam terhadap siapa pun yang bekerja atau berperang melawan taliban dan bersekutu dengan Amerika Serikat.

Kelompok ini juga menegaskan kembali bahwa mereka akan memberdayakan perempuan, memberikan hak-haknya tetapi masih di bawah batas-batas hukum syariah.

"Kami ingin dunia mempercayai kami," ucap Zabihullah seperti dikutip oleh abc.

"Saya ingin meyakinkan semua rekan kami, baik penerjemah atau mereka yang melakukan aktivitas militer ataupun warga sipil, semuanya telah diampuni, tidak ada yang akan mengalami perlakuan balas dendam," kata Zabihullah.

Ketika ditanya tentang status hak-hak perempuan dan kebebasan pers di bawah Taliban, Mujahid mengatakan baik perempuan dan media dapat berpartisipasi dalam masyarakat sesuai dengan hukum syariah.

Baca Juga: Afghanistan: Semakin mendekati Kabul, Taliban Berhasil Duduki Kota Kunci Jalalabad

"Imarah Islam berkomitmen untuk hak-hak perempuan di bawah hukum syariah," imbuhnya.

Sebelumnya, banyak kekhawatiran yang dirasakan oleh rakyat Afghanistan mengetahui Taliban kembali berkuasa. Mereka masih dibayang-bayangi bagaimana Taliban mencabut hak-hak yang telah didapat oleh rakyat Afghanistan, terutama perempuan dan anak-anak.

Halaman:

Editor: Aldi M. Perdana

Sumber: ABC News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X