• Selasa, 28 September 2021

Untuk Menekan Kasus Covid-19 Prabowo Menawarkan Anggaran Pertahanan Negara Dialihkan, Jokowi: Tunggu Dulu

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 14:27 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Sumber: Dok. Kemenhan) (Aldi M. Perdana)
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Sumber: Dok. Kemenhan) (Aldi M. Perdana)

Bicarajabar.com - Penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali yang diperpanjang sampai 23 Agustus 2021, digadang-gadang sebagai upaya pemerintah demi menekan angka kasus Covid-19, sehingga dalam hal ini, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dikabarkan telah memberi masukan terhadap pemerintah.

Prabowo mengaku telah menghadap Presiden Jokowi dan memberi masukan untuk menanggulangi Covid-19 yang melonjak sejak bulan Juni lalu akibat munculnya varian Delta.

"Beliau (Jokowi) kasih perintah ke semua kementerian untuk bekerja all-out untuk menghadapi ancaman (Covid-19) ini," ucap Prabowo dalam diskusi virtual yang digelar akun resmi Youtube CSIS Indonesia pada 16 Agustus 2021.

Sebagaimana dilansir dari artikel Pikiran Rakyat dengan judul "Prabowo Tawarkan Anggaran Pertahanan Dialihkan untuk Berantas Covid-19, Jokowi Beri Jawaban", Prabowo bahkan sempat menawarkan kepada Jokowi agar anggaran pertahanan dialihkan untuk membantu penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: Ketimpangan Antara Ekologi dan Ekonomi yang Melahirkan Fenomena Covid-19

"Beliau menerima tawaran saya, tapi beliau mengatakan, 'Tunggu dulu, kita masih mampu.'," ucap Prabowo. "Tapi demikianlah, yang paling utama adalah kepentingan rakyat, keselamatan rakyat, kesejahteraan rakyat," lanjutnya.

Terlepas dari itu, angka kasus, hospitalisasi, dan kematian akibat Covid-19 di Indonesia sudah menunjukkan penurunan. Hal itu dilaporkan oleh epidemiolog Universitas Indonesia (UI) melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada 17 Agustus 2021.

"Kado untuk Indonesia 17 Agustus 2021, secara rerata terjadi tren penurunan kasus, hospitalisasi, dan kematian," kata Pandu Riono dalam cuitannya.

"Perlu diapresiasi dan sekaligus tetap meningkatkan kewaspadaan karena mobilitas penduduk sudah mulai meningkat. Perlu terus dorong 5M, Tes-Lacak-Isolasi dan vaksinasi," katanya lagi.[]

Halaman:

Editor: Aldi M. Perdana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X