• Minggu, 3 Juli 2022

Peningkatan Kasus Covid-19 di Beberapa Negara Mendorong Harga Minyak Mentah Turun

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:09 WIB
Ilustrasi: Sutterstock
Ilustrasi: Sutterstock

Bicarajabar.com - Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 dibeberapa negara, mengakibatkan harga minyak mentah turun pada penutupan perdagangan hari Senin (Selasa pagi waktu Jakarta).

Penurunan ini melanjutkan yang telah terjadi pada pekan lalu. Hal ini mendorong kekhawatiran akan perlambatan permintaan.

Dilansir dariCNBC, pada Selasa (10/8/21), harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun lebih dari 4 persen dan sempat diperdagangkan di angka USD 65,15 per barel. Ini adalah harga terendah sejak Mei.

Harga minyak ini kemudian pulih di perdagangan sore dan akhirnya hanya melemah 2,64 persen ke level USD 66,48 per barel.

Angka ini turun 2,35 persen setelah mencapai level terendah di USD 67,60, per barel. Pasalnya harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan internasional menetap di USD 69,04 per barel.

Baca Juga: Bermain Golf di Subang, Ini 5 Keunggulan Suryadarma Golf Driving Range

"Tantangan terbesar pada harga minyak tetap soal ketidakpastian seputar Covid-19 terutama varian delta yang telah membuat jumlah kasus harian tertinggi sejak awal 2021," kata Bank of America.

Pekan lalu, kedua kontrak minyak tersebut turun lebih dari 7 persen dan menjadikan pekan terburuk sejak Oktober. Penurunan tersebut terjadi di tengah kekhawatiran permintaan serta peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS.

The U.S. Energy Information Administration menyatakan bahwa stok minyak mentah naik 3,6 juta barel pada minggu sebelumnya. Sementara analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan penurunan 2,9 juta barel.

Halaman:

Editor: Rais Jaka Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X