• Minggu, 24 Oktober 2021

Warga Bekasi Tidak Bisa Melakukan Vaksinasi Karena NIK Ada yang Menggunakan, Polisi: Kesalahan Input Data

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 19:06 WIB
Ilustrasi Vaksinasi (Gambar: Freepik.com)
Ilustrasi Vaksinasi (Gambar: Freepik.com)

Bicarajabar.com -  Wasit Ridwan (47) salah seorang warga Bekasi tidak bisa melakukan vaksinasi lantaran Nomor Induk kependudukan (NIK) telah digunakan.

Setelah ditelusuri, NIK Wasit digunakan oleh warga negara asing (WNA) bernama Lee in Wong asal Korea Selatan untuk melakukan vaksin Covid-19.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis menjelaskan bahwa warga negara asing (WNA) bernama Lee In Wong itu salah ketik saat registrasi vaksinasi. Akibatnya, NIK milik warga Bekasi bernama Wasit Ridwan jadi terpakai.

Putu menyatakan tak ada unsur pidana dibalik penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga membuat warga Bekasi gagal disuntik vaksin virus corona (Covid-19).

“Bahwa telah dilakukan wawancara terhadap Lee In Wong yang menyatakan bersangkutan telah salah menginput data NIK pada saat mendaftar vaksin di KKP Tanjung Priok,” Kamis (5/08/2021), seperti dilansir Pikiran-Rakyat.com.

Diketahui, Wasit ditolak saat melakukan vaksinasi tahap pertama pada kamis, 29 Juli 2021. Penolakan dikarenakan telah dipakainya NIK Wasit oleh WNA untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Pendaftaran Vaksin Covid Gratis yang Digelar oleh Pemerintah

Kejadian salah input Nomor Induk Kependudukan ini hanya pada perbedaan angka terakhir, sehingga menyebabkan Lee In Wong memasukan data Wasit.

Nomor Induk yang harus dimasukkan oleh Lee seharusnya angka 8 namun ia memasukkan angka 1 sehingga timbul kesalahan.

Halaman:

Editor: Kristina S.

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Melani Subono Menjalani Operasi Angkat Tumor

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:29 WIB

Gempa Mengguncang Ambarawa-Salatiga Sebanyak 14 Kali

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:39 WIB
X