• Kamis, 26 Mei 2022

Jelang Event Internasional 2022, Pemerintah Mantap Terapkan Sistem Bubble Guna Mendorong Pemulihan Ekonomi

- Selasa, 25 Januari 2022 | 13:05 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri konferensi pers secara virtual, Senin (24/1/2022). (Instagram Airlangga Hartarto)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri konferensi pers secara virtual, Senin (24/1/2022). (Instagram Airlangga Hartarto)

Bicarajabar.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah akan mendorong travel bubble antara Batam, Bintan dan Singapura untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Kebijakan ini diterapkan karena kemungkinan masuknya wisatawan asing (Singapura) ke kawasan tertentu agar tetap dapat mematuhi protokol kesehatan dan menjaga penyebaran Covid-19 tetap terkendali.

Dengan begitu pemerintah juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar Protokol Kesehatan PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri) tetap berjalan sesuai mekanisme.

“Pemerintah telah menerbitkan SE Kepala Satgas Nomor 3 tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan PPLN mekanisme Travel Bubble di kawasan Batam, Bintan dan Singapura” ungkapnya pada konferensi pers usai rapat terbatas secara virtual dari Jakarta Pusat, senin 24 Januari 2022.

Baca Juga: Kasus Omicron Melonjak 414 Orang, Kemenkes: Mayoritas Dari Perjalanan Luar Negeri

Lebih lanjut Airlangga menyatakan bahwa penerapan itu sudah mulai berlaku sejak tanggal 24 Januari, yakni dengan pintu masuk dari Terminal Ferry Internasional Nongsapura di Batam dan Terminal Ferry Bandar Bintan Telani di Bintan.

Adapun syarat kedatangan PPLN adalah harus sudah dua kali vaksin, negatif PCR 3x24 jam sebelum berangkat, memiliki visa kecuali bagi WNA Singapura, memiliki bukti konfirmasi booking wisata, mempunyai bukti kepemilikan asuransi kesehatan sebesar 30.000 dolar Singapura serta menggunakan aplikasi pedulilindungi dan Blue Pass.

“Tentu ini harus dipersiapkan dengan baik dan pengelola kawasan wajib membentuk Satgas Covid-19 kawasan. Baik SE Satgas maupun SK Gubernur sudah disiapkan, pengelola hotel dan tempat wisata sudah memenuhi CHSE dan pengawasannya akan dikoordinasikan oleh Satgas Covid-19 di kawasan masing-masing wisata di lokasi,” ujarnya seperti dilansir Bicarajabar melalui Kominfo.

Baca Juga: Kasus Omicron di Indonesia Bertambah, Didominasi Orang yang Pergi ke Luar Negeri

Halaman:

Editor: Rais Jaka Purnama

Sumber: Kominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X