• Kamis, 11 Agustus 2022

Jesus Malabanan, Jurnalis Filipina yang Meliput Perang Narkoba Duterte Tewas Ditembak

- Jumat, 10 Desember 2021 | 21:26 WIB
Jesus Malaban (Facebook/ Jesus Malabanan)
Jesus Malaban (Facebook/ Jesus Malabanan)

Bicarajabar.comJesus Malabanan, jurnalis Filipina ditembak mati oleh dua pria tidak dikenal pada Rabu (8/12/21) malam waktu setempat. Saat Jesus sedang menonton TV di sebuah toko keluarga yang dia rawat di Calbayog kota di provinsi Samar.

Jesus Malabanan yang berusia 58 tahun seorang koresponden untuk surat kabar Manila Standard meninggal saat dibawa ke rumah sakit setelah ditembak di kepala oleh salah satu tersangka.

Kedua tersangka menggunakan sepeda motor dan langsung melarikan diri setelah penembakan. Polisi hingga saat ini masih menyelidiki apa motif pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru: 1 Korban Tewas, 2 Hilang, dan Ratusan Warga Mengungsi

Filipina memang terkenal sebagai salah satu negara yang paling berbahaya bagi jurnalis

Seperti yang dilaporkan Independent, badan perlindungan media yang dibentuk oleh Presiden Rodrigo Duterte mengutuk keras pembunuhan tersebut dan berjanji akan menangkap para pembunuh.

Namun, Duterte sendiri telah lama masuk ke dalam daftar pengawasan media dan kelompok aktivis HAM karena mendorong impunitas di antara pasukan polisi.

Baca Juga: 8 Orang Tewas dalam Festival Astroworld, Travis Scott: Saya Benar-benar Hancur

Lusinan wartawan telah terbunuh atau diserang di bawah kepemimpinan Duterte dan para pendahulunya. Pada tahun 2009, anggota klan politik yang kuat menembak mati 58 orang, termasuk 32 pekerja media. Penembakan tersebut dilakukan dengan gaya eksekusi di provinsi Maguindanao Selatan.

Halaman:

Editor: Agasthya Kuswandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X