• Rabu, 26 Januari 2022

Sebelum Bekerja, ASN di Kabupaten Bandung Wajib Menyayikan Lagu Indonesia Raya

- Selasa, 30 November 2021 | 07:19 WIB
Dadang Supriatna Peringatan ulang tahun Korpri ke-50 (Dok. Humas Pemkab Bandung)
Dadang Supriatna Peringatan ulang tahun Korpri ke-50 (Dok. Humas Pemkab Bandung)

Bicarajabar.com - Bupati Bandung Dadang Supriatna mewajibkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bandung, untuk menyanyikan atau mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebelum mulai bekerja.

Dalam Upacara Bendera Memperingati Hari Korpri ke-50, Hari Kesehatan Nasional ke-57, HUT PGRI ke-76, Hari Guru Nasional 2021 dan Hari Bhakti PU ke-76 di Lapang Upakarti, Soreang Dadang menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mempertahankan rasa nasionalisme para ASN, dan membawa semangat saat beraktivitas.

“Saya menginstruksikan kepada Pak Sekda, nanti perbup (peraturan bupati) nya menyusul, bahwa mulai hari ini semua aparatur pemerintahan, setiap pagi sebelum melaksanakan aktivitas harus menyanyikan atau mendengarkan Lagu Indonesia Raya,” ucapnya, pada Senin 29 November 2021.

Baca Juga: ASN Jabar Diimbau Patuhi Larangan Libur Natal dan Tahun Baru, Ridwan Kamil: Jadilah Teladan

Selain itu, sebelum pulang kantor ASN wajib menyanyikan atau mendengarkan Lagu Halo-Halo Bandung. Agar terbangun semangat saat menghadapi aktivitas di esok harinya. “Ini juga wajib dilakukan di lingkungan sekolah,” ucap Dadang.

dalam rangka meningkatkan kinerja seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bandung, Dadang juga berencana menerapkan sistem reward dan punishment.

Di hadapan ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, bupati menyampaikan, penghargaan akan diberikan bagi PNS yang memiliki inovasi serta karya yang bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bandung.

“Bagi PNS yang memiliki kelebihan, akan terus kami dorong. Tapi sebaliknya, jika ada PNS yang melakukan kesalahan dan melanggar Undang-undang ASN (Aparatur Sipil Negara) akan mendapat punishment. Dalam PP (Peraturan Pemerintah) No 17 Tahun 2020 dijelaskan, pejabat boleh diturunkan dari jabatannya, jika melakukan kesalahan yang fatal,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para CPNS untuk memahami teritorial wilayah terlebih dahulu. Hal itu, kata dia, dapat membantu mereka dalam membuat kebijakan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X