• Rabu, 26 Januari 2022

Varian Baru Ditemukan, Respon Pemerintah Cegah Omicron Masuk Indonesia.

- Senin, 29 November 2021 | 13:26 WIB
Virus Covid-19/unsplash.com-Fusion Medical Animation
Virus Covid-19/unsplash.com-Fusion Medical Animation

Bicarajabar.com - Varian baru Covid-19 baru-baru ini telah ditemukan di beberapa negara dan mulai menyebar. Pemerintah langsung melakukan respon cepat dalam menangani kasus ini agar wabah tersebut tidak masuk ke Indonesia Senin, (29/11/2021).

Varian baru itu dinamakan Omicron saat ini telah menyebar dan jumlah kasusnya meningkat dan telah terdeteksi di 13 negara, termasuk Afrika dengan jumlah kasus yang paling banyak.

Dalam akun Twitter @AdamPrabata mengatakan "Kasus rawat inap meningkat 3 kali lipat dalam 2 Minggu terakhir di Gauteng, Afrika Selatan (tempat terbanyak ditemukan varian Omicron)", ungkapnya.

Peningkatan jumlah kasus dan rawat inap juga terjadi di Afrika Selatan dalam 2 Minggu terakhir.

Baca Juga: Begini Reaksi Ria Ricis Setelah Tak Dikenali Kusir Delman Saat Liburan Bareng Suami

"Peningkatan angka rawat inap dari 135 menjadi 418 kasus dalam 2 Minggu terakhir", lanjut @AdamPrabata dalam unggahannya.

Sejak mendengar kabar tersebut Pemerintah Indonesia langsung bergerak cepat dalam menangani ini, agar varian Omicron tidak masuk ke Indonesia.

Ada beberapa kebijakan Pemerintah yang diberlakukan sejak 28 November 2021 yang diunggah oleh akun @NadinHang melalui foto di Twitternya.

Pertama, Pelarangan masuk WNA dengan riwayat perjalanan 14 hari terakhir ke Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Zambia, Angola dan Hongkong.

Baca Juga: Makna Khusus 4 Minggu Advent yang Jarang Diketahui

Halaman:

Editor: Kristina S.

Sumber: Twitter Adam Prabata

Tags

Terkini

X