• Kamis, 11 Agustus 2022

Kenaikan UMP DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp. 4.45 juta, Anies Membuat Program Kesejahteraan Bagi Buruh

- Senin, 22 November 2021 | 10:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram.com/@aniesbswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram.com/@aniesbswedan)

Bicarajabar.com – Belum lama ini Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2022 sebesar Rp. 4.453.935.

Besaran UMP ini mengacu kepada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta Formula yang ada dalam Pasal 26 dan 27 tentang pengupahan yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Perlu diketahui Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta pada tahun 2021 sebesar Rp. 4.416.186, kenaikannya hanya sekira Rp. 37.749.

"Jadi, sudah ditetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar Rp4.453.935,536," tulis Anies seperti dikutip dari lama Pikiran Rakyat.

Anies menjelaskan penetapan UMP DKI Jakarta pada 2022 sebagai salah satu bentuk upaya kesejahteraan para pekerja atau buruh di Ibu Kota.

Selain itu, dibantu dengan Pemprov DKI Jakarta akan mengawasi dan memberikan administratif bagi pengusaha yang tidak melakukan kewajiban tersebut.

Adapun Pemprov DKI Jakarta menerapkan berbagai kebijakan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja atau buruh.

Baca Juga: UMP 2022 Jabar Naik, Ridwan Kamil: Hanya untuk pekerja yang umurnya satu tahun

Kebijakan Pemprov DKI yaitu dengan memberikan bantuan layanan transportasi, penyediaan pangan dengan harga murah, dan biaya personal pendidikan.

Halaman:

Editor: Rais Jaka Purnama

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X