• Rabu, 1 Desember 2021

YLKI Endus Modus Akal-Akalan Tes 'PCR Express' Bagi Penumpang Pesawat

- Senin, 25 Oktober 2021 | 07:05 WIB
Ilustrasi PCR (Unsplash/Mufid Majnun)
Ilustrasi PCR (Unsplash/Mufid Majnun)

Bicarajabar.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengendus modus licik operator jasa tes Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi penumpang moda transportasi udara pesawat.

YLKI khawatir akan banyak oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan dibalik regulasi tersebut. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua YLKI, Tulus Abadi. Menurutnya, akan ada oknum yang memainkan harga dengan dalil 'PCR Express' untuk menarik pengguna moda transportasi pesawat. Harga akan dibebankan berkali lipat.

Baca Juga: PCR Menjadi Syarat Penerbangan, Putih Sari: Menyulitkan Masyarakat

"HET (harga eceran tertinggi) PCR di lapangan banyak diakali oleh provider dengan istilah 'PCR Ekspress", yang harganya 3 kali lipat dibanding PCR yang normal. Ini karena PCR normal hasilnya terlalu lama, minimal 1x24 jam," katanya yang dilansir bicarajabar.com dari detik.

YLKI menegaskan bahwa sebaiknya tes PCR sebagai syarat menggunakan moda transportasi pesawat harap dibatalkan karena cukup memberatkan masyarakat.

ksin 2 kali. Dan turunkan HET PCR menjadi kisaran menjadi Rp 200 ribuan," tegasnya.

 Baca Juga: Tes PCR Menjadi Syarat Naik Pesawat, Projo: Kami Kecewa pada Pemerintah

Tulus juga mengingatkan bahwa kebijakan tersebut perlu dibatalkan atau dikaji ulang karena akan timbul kecurigaan bagi masyarakat karena kental akan aura bisnisnya.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X