• Selasa, 26 Oktober 2021

Jasad Bayi Hanyut di Selokan Sukabumi, Polisi Amankan Ayah Ibu sang Bayi

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 21:54 WIB
Ilustrasi by pixabay
Ilustrasi by pixabay

Bicarajabar.com - Jasad bayi yang ditemukan hanyut di selokan Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB.

Pihak kepolisian telah mengamankan dua orang terkait kasus pembuangan bayi malang itu. Dua orang itu merupakan ayah dan ibu kandung dari bayi laki-laki tersebut. Dua orang itu inisial I yang merupakan ibu kandung dan A ayah kandung bayi malang tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila memaparkan, kedua orang tersebut sengaja menggugurkan bayi itu saat masih berusia 8 bulan menggunakan obat tertentu yang menimbulkan rasa mulas.

"Kita identifikasi bayi berusia kurang lebih sekitar 8 bulan jenis kelamin laki-laki dengan berat kurang lebih 1,6 kg untuk sementara waktu dugaan tersangka yang masih kita lakukan pemeriksaan ada dua orang atas nama inisial I yang merupakan ibu kandung kemudian atas nama A ataupun Ayah yang kita duga sebagai ayah dari si almarhum bayi," katanya di ruang kerjanya didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Bayu Sunarti.

Rizka menjelaskan, pelaku ibu kandung bayi sengaja menggugurkan bayinya yang masih berusia 8 bulan. Keduanya tidak menginginkan kelahiran bayi malang tersebut.

Baca Juga: Pengumuman PPPK Guru 2021, Mendikbud Nadiem: Jumlah Sekitar 500 Ribu Formasi Guru ASN

"Kandungan sudah memasuki usia 8 bulan karena memang dari awal bahwa antara tersangka I maupun A memang tidak menginginkan bayi ini lahir. Mereka sengaja menggugurkan kandungan dengan meminum obat untuk dipaksakan keluar," tutur Rizka.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian yang digunakan oleh pelaku saat melahirkan bayinya. "Ini adalah pakaian ibu kandung bayi yang digunakan saat melahirkan," jelas Rizka.

Kedua tersangka dijerat dengan UU PA pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 dengan ancaman 15 tahun penjara. Namun karena pelaku adalah ibu kandung maka hukuman ditambah sepertiga atau 20 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X