• Selasa, 26 Oktober 2021

Indonesia Kena Sanksi Doping, Apa Imbas Saksinya untuk Indonesia?

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 22:00 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haronas) ke-38 atau Haornas 2021 (raiky/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haronas) ke-38 atau Haornas 2021 (raiky/kemenpora.go.id)

Bicarajabar.com - Badan Anti Doping dunia, WADA merilis daftar negara yang tidak patuh terhadap aturan doping dunia. Salah satunya yakni negara Indonesia.

Indonesia menjadi tiga negara yang mendapatkan teguran keras dari WADA. Selain Indonesia terdapat dua negara lainnya yakni Negara Thailand dan Korea Utara. Lalu apakah sanksi bagi Indonesia terkait dengan penemuan kasus tersebut?

Baca Juga: Menpora Ingatkan, Pembiayaan Kegiatan Olahraga Harus Dipandang Sebagai Investasi Bukan Biaya Semata

Dilansir situs Reuters, negara-negara yang tidak memenuhi syarat akan diberikan sanksi berupa pencabutan hak untuk menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau dunia selama masa penangguhan.

Sanksi tersebut dapat membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Superbike yang rencananya akan digelar di Sirkuit Mandalika. Selain itu harapan Indonesia untuk dapat menggelar pagelaran GP 2022 juga dapat sirna.

Selain sanksi tersebut, atlet-atlet dari ketiga negara tersebut masih boleh mengikuti ajang internasional, namun dilarang mengibarkan bendera negaranya, terkecuali pada ajang Olimpiade.

Baca Juga: Klub Sepak Bola di Wilayah Jawa Barat

Sanksi dari WADA juga pernah dialami oleh Negara Rusia. Wada melarang atlet dari Rusia untuk dapat mewakili negaranya termasuk di ajang Olimpiade.

Saat itu, Rusia dianggap tidak transparan dalam memberikan data kepada WADA. Alhasil atlet Rusia dilarang membela negaranya di ajang olimpiade.[]

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X