• Selasa, 26 Oktober 2021

Polisi Buka Identitas Ibu Korban Pemerkosaan, Direktur ICJR: Ini Patut Diganjar Sanksi Tegas

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 13:12 WIB
Ilustrasi (Gambar: Pixabay)
Ilustrasi (Gambar: Pixabay)

Bicarajabar.com - Kasus pemerkosaan tiga orang anak di bawah umur di Luwu Timur tengah menjadi sorotan setelah beritanya di angkat oleh portal media online Project Multatuli.

Humas Polres Luwu Timur memberi tanggapan terkait berita tersebut melalui akun Instagram resminya @humasreslutim. Menurutnya berita tersebut hoax, akun Humas Polres Luwu Timur itu juga memberikan klarifikasi untuk membantah berita tersebut. Namun, dengan mencantumkan nama jelas ibu kandung korban.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Institute of Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu, menyayangkan langkah pihak kepolisian dalam mengklarifikasi berita tersebut.

Menurutnya, klarifikasi memang diperkenakan, karena itu bagian dari proses hukum. Namun, tidak dengan menuliskan nama ibu korban.

"Klarifikasi boleh saja, toh itu proses hukum, memang harus ada penjelasannya, tapi dengan cara begini, sampai membuka identitas pelapor atau ibu korban ini patut diganjar sanksi tegas," tulis Erasmus melalui akun Twitter pribadinya @erasmus70 yang dikutip dari Tempo pada Kamis, (7/10/2021).

Baca Juga: Cenderung Berawan, Ini Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Jawa Barat, 7 Oktober 2021

Menurutnya, tertuang dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, dalam kasus pemerkosaan atau pelecehan seksual, terutama anak di bawah umur, ada larangan menampilkan identitas korban, termasuk ibu korban.

Tidak hanya itu, kasus pelecehan dan kekerasa seksual dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juga ditulis bahwa proses serta nama korban harus ditutup. "Ini malah dibuka, ngaco," ucap Erasmus, yang dikutip dari Tempo pada Kamis (7/10/2021).

Sebab, lanjutnya, akan membawa dampak buruk kepada korban dan pelapor, akan menimbulkan ketakutan tersendiri ketika timbul kasus serupa dan para korban enggan melaporkan.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X