• Selasa, 26 Oktober 2021

Bentrok Antara Ormas dan Petani Tebu di Majalengka, 7 Orang Ditetapkan Tersangka

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 18:08 WIB
Bentrokan Berdarah Ormas dan Petani di Perbatasan Majalengka-Indramayu (Gambar: Istimewa)
Bentrokan Berdarah Ormas dan Petani di Perbatasan Majalengka-Indramayu (Gambar: Istimewa)

Bicarajabar.com - Bentrok berdarah yang terjadi di lahan tebu perbatasan Majalengka-Indramayu, Jawa Barat, menewaskan dua orang petani.

Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif di Indramayu mengatakan, pihaknya telah menetapkan tujuh tersangka dalam insiden bentrokan yang terjadi pada Senin (4/10/2021) itu.

"Kita sudah tetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas meninggalnya dua petani saat bentrokan," katanya kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Ia mengungkapkan satu dari tujuh tersangka itu merupakan ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-KAMIS), Taryadi. Enam lainnya pun anggota dari ormas yang dipimpinnya tersebut.

Tujuh tersangka itu antara lain Taryadi (43), ERYT (43), DRYN (46) mereka merupakan pengurus dari F-KAMIS. Selain itu, polisi juga menetapkan SBG (48), SWY (51) selaku anggota dari F-KAMIS.

"Sedangkan dua orang lainnya masih dalam pengejaran, namun kita sudah mengetahui nama keduanya," ucapnya.

Baca Juga: Sudah Tidak Beroperasi Lagi, Sejumlah Perusahaan BUMN ini akan Dibubarkan

Lukman mengatakan penetapan tujuh tersangka tersebut dilakukan setelah pihaknya memeriksa 26 orang saksi baik dari pihak korban, F-KAMIS, dan juga pihak PG Jatitujuh.

Menurutnya, tujuh tersangka itu terbukti melakukan provokasi kepada para petani untuk melakukan perlawanan kepada aparat.

Tidak hanya itu, Polres Indramayu juga mempunyai bukti yang kuat untuk menjerat tujuh orang tersebut.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X