• Selasa, 26 Oktober 2021

Skandal Pandora Papers yang Menyeret Nama para Elit, Apa itu Pandora Papers?

- Senin, 4 Oktober 2021 | 18:39 WIB
Pandora Papers. (Gambar: www.icij.org)
Pandora Papers. (Gambar: www.icij.org)

Bicarajabar.com - Skandal Pandora Papers, laporan yang mengungkap rahasia kekayaan para elit, politisi hingga selebritis di lebih dari 200 negara dan wilayah.

Seperti dilansir dari icij.org dan BBC, laporan ini menemukan para pejabat, elit hingga selebritis ini memanfaatkan fasilitas surga pajak dan kerahasiaan untuk membeli properti dan menyembunyikan asetnya.

Dilaporkan, lebih dari 330 politisi dan 130 miliarder, selebritas, penipu, pengedar narkoba, anggota keluarga kerajaan, dan pemimpin kelompok agama di seluruh dunia ada dalam laporan.

International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) menghabiskan lebih dari satu tahun untuk menyusun, meneliti, dan menganalisis lebih dari 11,9 juta catatan dalam Pandora Papers. Laporan itu melibatkan tiga elemen utama: jurnalis, teknologi, dan waktu.

Investigasi Pandora Papers adalah kolaborasi jurnalistik terbesar di dunia, yang melibatkan lebih dari 600 jurnalis dari 150 outlet media di 117 negara.

Penyelidikan ini didasarkan pada Kebocoran catatan rahasia dari 14 penyedia layanan lepas pantai yang memberikan layanan profesional kepada individu dan perusahaan kaya yang ingin menggabungkan perusahaan cangkang, perwalian, yayasan, dan entitas lain di yurisdiksi rendah atau tanpa pajak.

Data 2,94 terabyte bocor ke ICIJ dan dibagikan dengan mitra media di seluruh dunia, dalam berbagai format. Laporan tersebut juga mencakup informasi yang belum pernah ada sebelumnya tentang apa yang disebut sebagai pemilik manfaat dari entitas yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya, Seychelles, Hong Kong, Belize, Panama, South Dakota, dan yurisdiksi kerahasiaan lainnya.

Baca Juga: Viral di Seluruh Dunia, Apa Sih Squid Game?

Ini juga berisi informasi tentang pemegang saham, direktur dan pejabat. Selain orang kaya, mereka yang terkena bocoran termasuk orang-orang yang tidak mewakili kepentingan publik dan yang tidak muncul dalam pelaporan, seperti pemilik usaha kecil, dokter, dan lainnya atau individu yang jauh dari sorotan publik.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X