• Selasa, 26 Oktober 2021

Kemenparekraf Dukung Perkembangan Industri Perfilman melalui Program PEN

- Senin, 4 Oktober 2021 | 15:05 WIB
Menparekraf Harapkan Uji Coba Pembukaan Bioskop Geliatkan Kembali Industri Film (Kemenparekraf)
Menparekraf Harapkan Uji Coba Pembukaan Bioskop Geliatkan Kembali Industri Film (Kemenparekraf)

 

Bicarajabar.com – Adanya berbagai upaya memalui program yang dikeluarakan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif turut menindaklanjuti hal tersebut.

Dalam sebuah kesempatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan peninjauan pada salah satu bioskop di Cililitan, Jakarta Timur, Minggu (3/9/2021).

Menparekraf menjelaskan bahwa pelaku industri ekonomi kreatif khususnya perfilman mengalami dampak yang signifikan akibat pandemi COVID-19. Padahal selama ini perfilman menjadi subsektor yang cukup menjanjikan dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Tercatat, kontribusi industri film terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar Rp15 triliun pada 2019.

Baca Juga: Kecewa dengan 4 Hasil Imbang, Bobotoh Jual Pelatih Persib di Toko Online

Untuk itu, Kemenparekraf sendiri juga turut berupaya mendukung perkembangan industri perfilman khususnya di masa pandemi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang dianggarkan sekitar Rp266 miliar.

“Harapannya adalah ini bisa menggerakkan sektor perfilman, dan membuka lapangan kerja kembali seluas-luasnya,” ujar Sandi, dilansir dari siaran pers Kemenparekraf.go.id.

Skema Program PEN, Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif

Dalam keterengan tersebut juga disampaikan, program PEN Film ini terbagi ke dalam tiga skema, yaitu skema promosi, skema pembelian lisensi, dan skema produksi.

Pada penjelasannya, skema promosi bertujuan untuk membantu mempromosikan film-film Indonesia terpilih yang akan tayang (film siap tayang). Skema promosi pada tahun ini diperuntukan untuk 40 film panjang/film layar lebar.

Halaman:

Editor: Anisa Sri

Sumber: Kemenparekraf.go.id

Tags

Terkini

X