• Selasa, 26 Oktober 2021

Resmi Diluncurkan, Ini Ketentuan dan Kegunaan Materai Elektronik

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 14:17 WIB
Materai elektronik /dok. Arsip Direktorat Jenderal Pajak (diakses dari Pikiran-Rakyat.com)
Materai elektronik /dok. Arsip Direktorat Jenderal Pajak (diakses dari Pikiran-Rakyat.com)

Bicarajabar.com – Pemerintah kembali melakukan upaya dalam pengembangan proses administrasi melalui akses digital. Salah satunya adalah peluncuran materai elektronik (e-materai) yang merupakan salah satu jenis meterai dalam format elektronik yang memiliki ciri khusus dan mengandung unsur pengaman.

E-materai ini telah diresmikan oleh pemerintah melalui Menteri Keuangan bersama Direktur Jenderal Pajak dan Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) pada, Jumat (01/10/21).

Dalam keterangan, diketahui e-materai ini digunakan untuk membayar pajak atas dokumen elektronik dan terhubung dengan sistem elektronik yang memuat dokumen elektronik.

Pada prosesnya, untuk dapat menggunakan e-materai ini dapat dilakukan melalui portal e-Meterai pada tautan https://pos.e-meterai.co.id, dengan terlebih dahulu membuat akun.

Baca Juga: Liburan ke Malang? Ini Beberapa Tempat Menarik di Kota Malang

Dilansir dari portal tersebut, ketentuan terkait e-materai berdasarkan Undang-undang Nomor 10 tahun 2020 (UU Bea Meterai) menyatakan bahwa dokumen elektronik merupakan salah satu jenis dokumen yang diterapkan Bea Meterai (pajak atas dokumen).

Ketentuan dan syarat mengenai penerapan Bea Meterai seperti Objek, Tarif, dan Saat Terutang Bea Meterai mengacu pada Pasal 3 sampai Pasal 8 dalam UU Bea Meterai.

Lebih lanjut, untuk kegunaannya, e-Meterai yang merupakan pajak atas dokumen elektronik berguna untuk menjadikan suatu dokumen elektronik dapat digunakan sebagai alat bukti di pengadilan. Namun bukan merupakan penentu sah atau tidaknya dokumen elektronik tersebut.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat yang Cocok buat Kamu Self Healing di Jogja

Halaman:

Editor: Anisa Sri

Tags

Terkini

X