• Selasa, 26 Oktober 2021

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

- Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB
Citra Satelit (BMKG)
Citra Satelit (BMKG)

Bicarajabar.com – Adanya laporan terkait potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (Pancaroba), disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Terkait kondisi tersebut, BMKG mewanti-wanti seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi pandaroba dari musim kemarau ke musim hujan.

Dalam keterangan tersebut, Rabu (22/09/21), cuaca berpotensi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang.

"Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan disertai petir dan angin kencang serta hujan es," ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta.

Baca Juga: Adanya Peningkatan Kejahatan Jalanan di Kota Bogor selama Pelonggaran PPKM

Dwikorita mengatakan, arah angin bertiup sangat bervariasi, sehingga mengakibatkan kondisi cuaca bisa dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya. Namun, secara umum biasanya cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan, dan hujan menjelang sore hari atau malam.

Dalam penjelasannya, Dwikorita menyampaikan awan Cumulonimbus (CB) biasanya tumbuh disaat pagi menjelang siang. Digambarkan awan tersebut bentuknya seperti bunga kol, warnanya ke abu-abuan dengan tepian yang jelas. Namun, menjelang sore hari, lanjut Dwikorita, awan ini akan berubah menjadi gelap yang kemudian dapat menyebabkan hujan, petir, dan angin.

"Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal didaerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati," tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi Guswanto mengatakan tanda-tanda terjadinya cuaca ekstrem dapat mulai dirasakan di wilayah Jabodetabek.

Halaman:

Editor: Anisa Sri

Sumber: BMKG

Tags

Terkini

X