• Selasa, 26 Oktober 2021

Sungai Citarum Mengering, Aktivitas Warga Sekitar Terkendala

- Senin, 20 September 2021 | 14:03 WIB
Sungai Citarum mengalami kekeringan (Pikiran Rakyat/Bambang Arifianto)
Sungai Citarum mengalami kekeringan (Pikiran Rakyat/Bambang Arifianto)

Bicarajabar.com – Sungai Citarum yang terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat-Cainjur, Jawa Barat mengalami kekeringan. Hal tersebut berdampak pada warga sekitar yang bermukim di bantaran sungai tersebut.

Penyusutan aliran air Citarum, terpantau tepat berada di perbatasan Desa Mandalawangi, Kecematan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dan Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Selain itu, mengeringnya Sungai Citarum tampak jelas terlihat dari Jembatan Rajamandala, tepian sungai yang biasa tertutup air berubah menjadi tanah keras.

Baca Juga: Ini 5 Pernyataan Pemerintah Indonesia Mengenai Kapal Selam Nuklir Australia

Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com, Minggu (19/09/21), area tersebut dimanfaatkan warga sebagai pengairan untuk sejumlah tanaman. Area sekitar wilayah Kampung Muhara, Desa Cihea yang berbatasan dengan Kampung Tagog, Desa Mandalawangi menjadi wilayah yang terparah mengalami kekeringan terparah.

“Di lokasi itu, tepian sungainya kering kerontang dengan menyisakan hanya sedikit genangan air. Beberapa perahu dan rakit bambu juga kandas,” dalam keterangan tertulis Pikiran-Rakyat.com.

Beberapa warga sekitar, sempat dimintai keterangan terkait hal ini. Rifai (73) salah seorang warga Tagog menyampaikan, penyusutan atau kekeringan memang rutin terjadi di Citarum.

"Tiap tahun kitu (Setiap tahun terjadi seperti itu)," ujar Rifai.

Adapun dari Aep (50) warga Muhara, turut menyampaikan hal serupa terkait kondisi penyusutan Sungai Citarum yang sudah terjadi sejak lama.

Halaman:

Editor: Anisa Sri

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X