• Senin, 27 September 2021

Komisioner KPI Tak Tahu Ada Perundungan, Korban Mengaku Hanya Bisa Curhat ke Sopir

- Jumat, 3 September 2021 | 07:33 WIB
Komisioner KPI Nuning Rodiyah (Gambar: Dok. KPI)
Komisioner KPI Nuning Rodiyah (Gambar: Dok. KPI)

Bicarajabar.com - Komisioner KPI Nuning Rodiyah mengaku tidak pernah menerima aduan adanya pelecehan dan perundungan yang dialami anggotanya berinisial MSA. Namun, katanya, korban pernah meminta untuk pindah divisi.

"Itu pun juga disampaikan ke saya secara pribadi yang bersangkutan masuk ke ruangan saya, menanyakan kalau bisa pindah ke divisi lain," kata Nuning di Polres Metro Jakarta Pusat, dikutip dari Antara, pada Jumat (3/8/2021).

Ia pun menjelaskan pada korban bahwa ada mekanisme untuk perpindahan divisi. Menurutnya, Ketika formasi kosong, yang bersangkutan bisa ikut seleksi di formasi tersebut.

Nuning mengatakan, jika para pimpinan KPI juga baru mengetahui kasus perundungan dan pelecehan ini setelah ada pesan berantai yang viral. Dirinya mengaku baru mengetahui tersebut Rabu kemarin.

Baca Juga: Resmi: Antoine Griezmann Comeback ke Atletico Madrid!

"Kemudian dikonfirmasi oleh teman-teman, dikonfirmasi oleh beberapa kolega, dan itu baru kita ketahui."

Pada Rabu malamnya, KPI bersama MSA melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat. Sebanyak lima orang rekan kerja MSA dilaporkan sebagai pelaku.

Korban Hanya Bisa Curhat ke Sopir

Seperti dilansir Jurnal Medan, MSA mengaku hanya ada satu orang yang menjadi tempat dirinya curhat terkait kasus tersebut,nyakni Buhul, seorang sopir Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah periode 2019-2022.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X