• Selasa, 28 September 2021

Data e-HAC Bocor, Kemenkes: Aplikasi e-HAC Sudah Tidak Digunakan Sejak 2 Juli 2021

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:09 WIB
Ilustrasi Data e-HAC Bocor (Gambar: Pixabay)
Ilustrasi Data e-HAC Bocor (Gambar: Pixabay)

Bicarajabar.com - Ramai mengenai informasi yang bocor terkait data pada Electronic Health Alert Card (e-HAC). Himbauan disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) terkait mengapus aplikasi eHAC versi lama, karena diduga mengalami kebocoran data.

Pasalnya, ada sebanyak 1,3 juta data pengguna aplikasi Electronic Health Alert Card (eHAC) yang bocor. Anas Ma’ruf selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes menyampaikan dugaan kebocoran data melalui aplikasi e-HAC.

Aplikasi e-Hac yang digunakan oleh masyarakat pada saat ini telah terintegrasi dengan sistem informasi pada aplikasi PeduliLindungi.

Bahkan, Pusat Data Nasional tidak turut berpengaruh terkait insiden kebocoran data e-HAC, dan pengamannya sangat baik didukung oleh Kemenkominfo dan BSSN. Integrasi digitalisasi dokumen tersebut telah dilakukan sesuai amanat SE No. HK.02.01/MENKES/847/2021.

Baca Juga: Aturan Perjalanan PPKM Level 3 dan Level 2, Naik Pesawat Harus Bawa Kartu Vaksin

“Kebocoran data terjadi di aplikasi Electronic Health Alert Card (eHAC) yang lama, yang sudah tidak digunakan lagi sejak 2 Juli 2021.” ucap Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes, Anas Ma’ruf melalui platform YouTube Kementerian Kesehatan RI, selasa (31/8/2021).

Anas Ma’ruf turut menegaskan bahwa aplikasi e-HAC versi lama sudah tidak digunakan lagi semenjak 2 Juli 2021 kemarin. Kemudian, Anas Ma’ruf turut menjelaskan bahwa sistem data eHAC di aplikasi PeduliLindungi berbeda dengan aplikasi e-HAC sebelumnya.

“Dugaan kebocoran ini, tidak terkait dengan aplikasi eHAC yang ada di PeduliLindungi.” jelas, Anas Ma’ruf.

Kemudian, hadirnya insiden pembocoran data ini langsung disambut dengan melakukan investigasi dan melakukan penelusuran lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Sumber: Kementerian Kesehatan RI, Youtube Kementerian Kesehatan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X