• Senin, 27 September 2021

Sanksi Lili Pintauli Hanya di Potong Gaji, Dewas Minta Tak Usah Diperdebatkan

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:42 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (Gambar: Dok. Biro Humas KPKP)
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (Gambar: Dok. Biro Humas KPKP)

Bicarajabar.com - Sanksi yang diterima Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar hanya pemotongan Gaji sebesar Rp 1.848.000 per bulan

Lili Pintauli terbukti melanggar kode etik terkait penyalahgunaan wewenang sebagai Pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi, serta berhubungan secara langsung dengan pihak yang perkaranya tengah ditangani.

Keputusan sanksi tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Panggabean dalam konferensi pers pada Senin, 30 Agustus 2021.

"Mengadili menyatakan terperiksa Lili Pintauli Siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa penyalahgunaan pengaruh pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani oleh yang diatur dalam pasal 4 ayat 2 huruf b dan a peraturan dewas nomor 02 tahun 2020 tentang penegakan kode etik dan pedoman perilaku KPK," kata Tumpak, seperti dilansir Pikiran-Rakyat.

Tumpak menjelaskan, dalam peraturan Dewas, sanksi berat ada dua jenis, yakni pemotongan gaji dan pengunduran diri.

"Majelis berpendapat bahwa cukup menodai (tindakan Lili Pintauli). (sehingga) yang bersangkutan dijatuhi sanksi pemotongan gaji 40 persen selama 12 bulan. Tidak perlu diperdebatkan, karena itu hasil musyawarah majelis," katanya.

Hukuman Dinilai Terlalu Ringan

Dilansir dari Tempo.co, Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi M Jasin menganggap hukuman kepada Lili Pintauli Siregar terlalu ringan. Menurutnya gaji pokok pimpinan KPK sebanyak Rp 4.620.000. Artinya 40 persen pemotongan gaji pokok terhadap Lili tidak sampai Rp 2 juta. Sementara total gaji pimpinan sekitar Rp 89 juta.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 6 September, Jabar Level 3 Terbanyak

Halaman:

Editor: Fahri Fahira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masuk Pancoraba, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Kamis, 23 September 2021 | 07:01 WIB

Kronologis Hilangnya Gibran di Gunung Guntur Garut

Selasa, 21 September 2021 | 20:58 WIB

Terpopuler

X